Ticker

6/recent/ticker-posts

ORARI Pusat Umumkan Rekap Donasi Kebencanaan, Gelombang Kepedulian Menembus Rp 51 Juta Lebih

 



FENOMENA HUKUM NEWS || JAKARTA 

Arus kepedulian dari berbagai penjuru negeri kembali mengalir deras. Melalui sambungan telepon pada Selasa tengah malam (09/12/2025), Biro Hubungan Masyarakat ORARI Pusat, Don Mery (YB1DNR), menyampaikan laporan resmi mengenai perkembangan Donasi Kebencanaan Sumatera yang dihimpun sejak 3 - 9 Desember 2025. Hingga pukul 22.59 WIB, tercatat total donasi yang telah terkumpul mencapai Rp 51.051.324.


“Ini bukan sekadar angka, tetapi getaran hati, doa, dan solidaritas dari para anggota ORARI di seluruh Indonesia. Setiap kontribusi adalah wujud kasih sayang kepada saudara-saudara kita di Sumatera yang tengah diuji bencana,” tutur Don Mery melalui jaringan telepon kepada awak media.


Dalam rekapitulasi sementara tersebut, ORARI Daerah Jawa Timur tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan total Rp 33.687.777, disusul ORDA lainnya seperti DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan kategori Non CS, Non ORDA. Data lengkap dari seluruh ORARI Daerah disampaikan secara transparan sebagai bagian dari komitmen ORARI terhadap akuntabilitas publik.


Don Mery menegaskan bahwa donasi masih dapat disalurkan melalui rekening resmi, Bank BNI - 6993006995 a.n. ORGANISASI AMATIR RADIO INDONESIA (ORPUS).


“Jazakumullahu khairan katsiran… Semoga Allah SWT  membalas dengan kebaikan yang berlipat kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk kemanusiaan,” ujarnya dengan nada penuh empati dan harapan.


Menurutnya, gerakan ini adalah bukti bahwa ORARI bukan hanya sekadar komunitas komunikasi, tetapi juga barisan relawan kemanusiaan yang selalu hadir ketika bencana mengetuk pintu.


Informasi rinci serta daftar lengkap donatur dapat diakses melalui laman resmi ORARI di tautan: https ://orari.or.id/daftar-donasi-bencana-orari/


Di akhir pesannya, Don Mery kembali menggaungkan komitmen ORARI Pusat, “Bersatu, Berkarya, Mendunia.”


(Djarmanto-YF2DOI)