FENOMENA HUKUM NEWS || CILACAP
Mengakhiri tahun ajaran dengan penuh khidmat, MTs Darussalam dan MA Darussalam Nusawungu menggelar acara Haflah Akhirussanah sekaligus pelepasan siswa-siswi kelas akhir pada Sabtu (20/06/2026). Kegiatan yang dipusatkan di halaman madrasah, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap ini berlangsung meriah, tertib, dan diselimuti suasana haru.
Ratusan hadirin tampak memadati lokasi acara. Mereka terdiri dari para lulusan, siswa kelas VII, VIII, dan XI, jajaran dewan guru, tokoh masyarakat, serta wali murid. Menariknya, antusiasme tidak hanya datang dari warga lokal; sejumlah wali murid bahkan sengaja datang dari luar daerah, termasuk dari Kabupaten Bekasi, demi menyaksikan momen bersejarah putra-putri mereka.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala MTs Darussalam, Hasyim Asy'ari, S.Pd., Kepala MA Darussalam, Hidayatun Masruroh, serta Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, KH. Miftahudin. Turut hadir memberikan dukungan, Kepala Desa Klumprit, Tohirin. Guna memastikan kelancaran dan ketertiban selama acara berlangsung, sejumlah anggota Banser juga disiagakan di area lokasi.
Suasana haru mulai terasa menyelimuti prosesi pelepasan saat para siswa bersalaman meminta doa restu kepada para guru. Di tengah momen tersebut, pihak madrasah juga memberikan penghargaan khusus kepada lulusan yang berhasil mengukir prestasi akademik terbaik.
Untuk jenjang MTs Darussalam, penghargaan lulusan terbaik diraih oleh Serli Dwi Lestari. Sementara untuk jenjang MA Darussalam, predikat lulusan terbaik diberikan kepada Dien Nur Fauzi.
Selain prosesi formal, acara ini juga disemarakkan oleh penampilan seni dari para siswa, salah satunya adalah pertunjukan tarian tradisional yang berhasil memukau dan menghibur para tamu undangan yang hadir.
Dalam pilar utama acara, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, KH. Miftahudin, menyampaikan tausiah mendalam mengenai pentingnya membekali generasi muda dengan pendidikan agama yang kuat. Beliau menekankan bahwa integrasi antara pendidikan formal di sekolah dan penempaan moral di pondok pesantren adalah formula terbaik untuk membentuk karakter anak.
"Anak-anak yang dibekali ilmu pesantren tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga mampu membaca Al-Qur'an, memiliki akhlakul karimah, serta menjunjung tinggi sopan santun dalam bermasyarakat," ujar KH. Miftahudin.
Lebih lanjut, beliau memberikan imbauan penting kepada para orang tua agar lebih selektif dan waspada dalam memilih tempat menimba ilmu bagi anak-anak mereka di era sekarang.
"Pastikan sekolah maupun pondok pesantren yang dipilih telah terdaftar secara resmi dan memiliki legalitas hukum yang jelas dari pemerintah. Jangan sampai kita salah melangkah dalam menentukan masa depan dan jalan pendidikan anak-anak kita," tegasnya.
Melalui momentum Haflah Akhirussanah ini, besar harapan besar dari keluarga besar MTs dan MA Darussalam Nusawungu agar para alumni dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka diharapkan mampu mengamalkan ilmu yang telah didapat, menjaga nama baik almamater, serta tumbuh menjadi generasi shalih dan shalihah yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Shlh



