KARAWANG, FENOMENA HUKUM NEWS - Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 yang jatuh pada 14 September 2026, seluruh jajaran pemerintahan tingkat desa dan kelurahan bergerak beriringan bersama Pemerintah Kabupaten Karawang. Para Lurah se-Kabupaten Karawang, termasuk Pak Lurah Karawang Karma, menyatakan komitmen penuh untuk bersinergi dengan Bupati Karawang H. Aep Saepulloh dalam menjaga ketertiban, mempererat persatuan umat, serta memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, dan penuh makna.
Pak Lurah Karawang Karma menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan dan kemajuan daerah berakar dari kekokohan kerja sama di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
"Kami para lurah adalah ujung tombak pelayanan. Segala kebijakan dan semangat yang dibawa Bupati Aep Saepulloh akan kami sampaikan, jalankan, dan wujudkan langsung di tengah warga. Di momen ulang tahun ke-393 ini, kami berjanji bekerja lebih keras, menjaga kerukunan antarwarga, dan memastikan setiap kegiatan pembinaan agama, sosial, maupun pembangunan berjalan lancar sampai ke pelosok paling jauh," ujar Pak Lurah Karawang Karma didampingi para lurah lain se-Kabupaten Karawang.
Keseluruhan kegiatan dakwah yang berjalan aktif di Kecamatan Pangkalan maupun Kecamatan Majalaya, serta seluruh wilayah lain di Karawang, menjadi bukti nyata sinergi ini. Kegiatan pengajian, pembinaan akhlak, dan kepedulian sosial yang digelar di masjid, sekolah, maupun lingkungan warga, sejalan dengan arahan Bupati untuk membangun Karawang tidak hanya secara fisik, tetapi juga kokoh secara iman dan akhlak.
Bupati Karawang H. Aep Saepulloh menyambut baik semangat yang ditunjukkan seluruh jajaran pemerintahan desa dan kelurahan. Menurutnya, kehadiran para lurah yang dekat dan peduli adalah kunci utama keberhasilan visi daerah.
"Saya sangat bangga melihat semangat para Lurah, termasuk Pak Lurah Karawang Karma, yang selalu bergerak bersama masyarakat. Tanpa kekuatan di tingkat akar rumput, cita-cita kita mewujudkan Karawang yang Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif — atau semangat MOTEKAR — tidak akan tercapai. Perayaan ulang tahun ke-393 ini bukan sekadar perayaan masa lalu, melainkan tonggak semangat baru untuk melangkah maju beriringan: pemerintah daerah, pemerintahan kelurahan/desa, dan seluruh warga Karawang," tegas Bupati Aep Saepulloh.
Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan dan dakwah yang terus berjalan di berbagai kecamatan harus tetap didukung dan ditingkatkan, karena itulah fondasi terkuat menjaga persatuan dan ketenteraman masyarakat.
Kabupaten Karawang resmi lahir pada 14 September 1633 Masehi, berdasar Piagam Plat Kuning Kandang Sapi Gede, saat Raden Adipati Singaperbangsa dilantik sebagai Bupati pertama. Tahun ini menjadi momen istimewa mengingat perjalanan panjang 393 tahun membangun peradaban dan kemajuan daerah.
Rangkaian kegiatan digelar di seluruh pelosok, mulai dari kegiatan keagamaan, sosial, budaya, hingga penghijauan lingkungan. Seluruh pihak sepakat mengganti ucapan selamat dengan sumbangan manfaat nyata bagi lingkungan dan warga, sebagai kado terbaik bagi tanah kelahiran.
"Mari kita jadikan usia 393 tahun ini sebagai bukti bahwa Karawang semakin kuat bersatu, semakin maju bergerak, dan semakin mulia akhlaknya. Semangat MOTEKAR harus terasa sampai di setiap gang dan jalan desa," tambah Bupati Aep Saepulloh.
FENOMENA HUKUM / MIRA
