BEKASI, FENOMENA HUKUM NEWS - Bob Hippy legenda sepak bola Indonesia, mantan pemain Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, serta mantan pengurus PSSI, meninggal dunia pada Sabtu, 5 September 2026 sekitar pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Almarhum berpulang pada usia 82 tahun .
Profil Singkat Bob Hippy
- Lahir 5 Desember 1945, Gorontalo, Sulawesi Utara
- Posisi Penyerang
Klub Persija Jakarta
Timnas Generasi emas 1960-an
- Juara Piala Asia U-19 1961 di Bangkok
- PSSI Pengurus periode 2011–2015 (Ketua Komite Sepak Bola, Ketua Komite Pengembangan Sepak Bola Usia Muda)
Prestasi Terbesar :
Bob Hippy merupakan bagian dari Kuad Indonesia yang menjuarai Piala Asia U-19 1961 di Bangkok, Thailand. Ia disebut sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Indonesia pada turnamen tersebut, di mana Indonesia mengalahkan tim-tim kuat seperti Vietnam Selatan, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Burma.
Setelah pensiun sebagai pemain, Bob Hippy tetap mengabdikan diri untuk sepak bola Indonesia melalui jalur kepengurusan:
- Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2011–2015
- Ketua Komite Pengembangan Sepak Bola Usia Muda — dikenal sangat peduli pada pembinaan pemain muda
- Pernah mengkoordinasikan tim nasional saat masa konflik dualisme sepak bola Indonesia 2011–2012
Rencana Pemakaman
- Jenazah disemayamkan di rumah duka: Jalan Metro Alam X No. TE 22 dan TE 23, Pondok Indah, Jakarta Selatan
- Dikebumikan pada Minggu, 6 September 2026 di TPU Tanah Kusir, Jakarta
Kabar kepergian Bob Hippy mengundang belasungkawa dari berbagai kalangan, termasuk anggota DPR RI Sihar Sitorus* yang menulis di Instagram:
"Turut berduka cita atas wafatnya Om Bob Hippy, mantan pengurus PSSI sekaligus eks pemain Tim Nasional Indonesia dan Persija Jakarta."
Menurut informasi yang beredar, sebelum wafat Bob Hippy sempat mengeluh sakit di bagian perut dan mengalami gangguan kesehatan belakangan ini.
Sepak bola Indonesia berduka mendalam atas kepergian sosok yang tidak hanya menjadi legenda di lapangan, tetapi juga mendedikasikan seluruh hidupnya untuk pembinaan sepak bola nasional, terutama generasi muda.
Fenomena Hukum/Mira
